




Kalau mau cari tempat yg sejuk di Bali, jalan2 ajah ke Bedugul. Salah satu tempat tertinggi di Bali dengan hamparan pegunungan dan danaunya yg sangat indah, yaitu Danau Beratan. Kalau dari daerah Kuta seh sekitar 2 jam drive. Lumayan jauh emang. Bedugul berada di desa Candikuning, Tabanan, merupakan perbatasan antara kab.Tabanan dgn kab.Buleleng. Suhu rata-rata di daerah Bedugul siang harinya berkisar 18-22 derajat Celcius. Yah lumayan dingin seh. Apalagi kalau pas lagi hujan dan angin, tambah dingiiinnn….
Tiket masuk per-orang adalah IDR 7.500.- utk domestik dan IDR 10rb utk foreigner. Setelah membayar tiket, kita akan melihat sebuah taman yg sejuk dan hijau banget dengan bunga2 beraneka ragam. Melewati jalan setapak, kita akan mencapai sebuah gapura besar yg merupakan pintu masuk menuju Pura Ulundanu. Coba lihat ke arah kiri, disana ada candi Budha yg sampai skrng masih dipakai utk pemujaan.
Pemandangan alam Danau Beratan yg ada di Bedugul ini sangat indah. Hamparan danau sedalam 23meter membuat mata menjadi sejuk dan damai. Belum lagi ada sebuah pura luhur yaitu pura Ulundanu yg berada ditengah2 danau. Wow…cantik sekali. Pura Ulundanu adalah tempat pemujaan untuk Dewi Danu atau Dewi Sri sebagai dewi kemakmuran yg dibangun sekitar abad XVI. Pura ini memiliki atap (meru) sebanyak 11 tingkat. Kalo pernah liat iklan Djarum76 di tv..nah mereka mengambil lokasi syuting di Danau Beratan dgn Pura Ulundanu-nya sbg background. Kalo maseh penasaran, datang ajah deh ke Bedugul….





Salah satu ikon pariwisata Bali adalah Tanah Lot. Gak komplit rasanya ke Bali kalo enggak mengunjungi Tanah Lot. Obyek wisata ini terletak di desa Beraban, kab. Tabanan. Sama dengan obyek wisata lain di kabupaten Tabanan, harga tiket masuk domestik IDR 7.500.-/pax dan foreigner IDR 10rb/pax. Pura Luhur Tanah Lot dibangun sekitar abad VXI oleh Dang Hyang Nirartha, seorang pendeta Hindu Siwa dari tanah Jawa. Pura yg terletak diatas sebuah karang batu ditengah2 samudera Indonesia adalah satu2nya obyek wisata seperti ini di Bali. Sangat indah.
Dari lokasi parkir menuju lokasi pura di pantai, kita mesti jalan kaki. Jangan lupa membawa tiket masuk, karena ada checking tiket disini saat anda berjalan kaki menuju areal pura. Dari checking tiket, belok kanan ajah dan ikuti jalan yg ada. Sepanjang jalan akan dijumpai kios2 souvenir berderet, mulai dari yg jualan kaos, daster, kain pantai, ukiran sampai tatoo temporary. Nah sesampai diujung jalan aspal yg ada pintu gerbang Bali-nya, kita turuni tangga kemudian belok kanan. Jangan ke arah pura dulu, mendingan ke arah Karang Bolong. Dari bukit di kanan pura, kita bisa lihat pemandangan yg spektakuler. Disebelah kiri adalah Pura Tanah Lot dari atas…seperti gambar2 yg ada di internet. Sebelah kanan adalah Karang Bolong, yaitu hamparan karang dgn lubang ditengah-tengahnya. Juga hamparan laut dengan bebatuannya. Menakjubkan sekali ciptaan Tuhan….fantastis. Diujung bebatuan ini, disediakan lokasi utk photo dgn latar belakang pura Tanah Lot. Hasilnya…mantap pastinya.
Dari lokasi ini kita balik arah menuju ke areal Pura Tanah Lot. Silahkan kalau mau photo2 disini. Hampir lupa, kalau air laut lage pasang, kita ga bisa menuju ke pelataran pura. Tapi kalo surut…baru deh bisa kesono. Wisawatan ga diperkenankan utk masuk kedalam pura, kecuali yg sembahyangan saja. Disekitar pura, ada sebuah goa yg merupakan tempat bersarangnya ular laut yg dikenal dgn ular suci. Dikatakan suci karena masyarakat sekitar meyakini bahwa ular ini adalah penjaga dari pura Tanah Lot. Ular laut ini berwarna belang, hitam putih dgn ekor pipih. Ga galak kok, anda bisa pegang. Oh yah, percaya tidak percaya, saat memegang ular ini, lakukan doa dalam hati. Make a wish..mudah2an terkabul. Disamping ular, juga ada Air Suci yaitu air tawar yg muncul di tengah laut. Air ini dialirkan kedalam goa dibawah pura, dan kita bisa mencobanya. Air suci ini adalah sarana untuk pembersihin diri. Cuci muka, basahi kepala dan minum..sambil berdoa sesuai keyakinan kita. Who knows..God blessing. Siapkan uang kecil utk donation jika pengen memegang ularnya dan membersihkan diri dgn air suci itu.
Saran saya jika anda mengunjungi Tanah Lot, jangan terlalu siang…panas banget. Lebih baik sore sekitar jam 5 atau 5.30..sambil melihat sunset disini. Juga kalau mau shopping, barang2 yg dijajakan di Tanah Lot juga lumayan bagus kok. So welcome to the paradise…





Salah satu tempat wisata yg ada monyetnya adalah Alas Kedaton. Maseh satu jalur dgn Bedugul dan Tanah Lot. Dilokasi ini, populasi monyet ada sekitar 300-an ekor dan jinak banget. Mereka hidup bebas diareal hutan sekitar. Ditengah hutan Alas Kedaton, terdapat sebuah pura yg dulu pernah dipakai oleh Raja Bali bertapa sekitar abad IX.
Memasuki areal Alas Kedaton, wisatawan akan diantar oleh Ibu-ibu sbg local guidenya. Mereka adalah para pedagang yg memiliki toko2 souvenir disekitar obyek wisata ini. Ada suatu aturan yg cukup bagus saya lihat antar para pedagang tsb. Mereka memiliki nomer antri utk bisa mengantar turis2 berkeliling melihat kawanan monyet yg ada. Selesai jalan2, mereka akan mengajak tamunya mampir di toko mereka dan mencoba menawarkan barang dagangannya spt kaos, daster, celana, dll. Karena ini adalah giliran mereka, jadi yg lain tidak boleh menawarkan dagangannya. Cukup teratur dan adil, jadi semua dapat giliran mengais rejeki. Oh yah, ibu-ibu ini lebih senang jika para pengunjung mau membeli dagangannya daripada dikasih tips atas jasanya nganterin. Alasannya yah alasan dagang, sebagai peng-laris…
Back to the monkey. Disini kita bisa memberikan kera2 ini makanan berupa kacang tanah yg dijual seharga Rp.1.000.-/bungkus. Minta ajah si Ibu yg nganterin beli dan bawain, nanti kita yg kasih makannya. Kalo kita yg bawa…repot. Bakalan dikerubuti monyet. Dimana-mana neh, jangan pernah megang monyet apalage kepala monyet. Dia bakalan galak loh…. Kalau kita dinaikin monyet, gampang kok. Jongkok ajah, maka si monyet akan turun dgn sendirinya. Bagi orang Bali, dinaikin monyet adalah berkah…rejekinya bakalan lancar. Di Alas Kedaton juga ada sekelompok kelelawar gede banget yg bergantungan diatas pohon. Biasanya mereka ada di pohon gede belakang pura. Kalo maseh belum puas liat kelelawar yg tadi, deket parkiran ada beberapa kelelawar yg jinak dan bisa diajak foto. Minumnya Fanta merah oeyy…serius. Cukup dgn naruh donation ajah, si Bapak tua yg punya kelelawar dgn sigap akan membantu kita mencari pose yg pas. Jadi ga usah takut deh ama si Monyet…mereka kan kawan kita juga….hehehehe




Frekuensi Alpha adalah keadaan di mana otak manusia dalam keadaan rilek tapi masih dalam keadaan sadar (conscious). Ketika kita berada dalam gelombang Alpha, suasana terasa rileks dan stress akan hilang, saat itulah kita bisa masuk ke dalam pikiran bawah sadar. Maksudnya bawah sadar ini adalah di bawah kondisi beta di mana kita benar-benar dalam kondisi sadar sepenuhnya dan menggunakan akal fikiran secara penuh karena dalam kondisi Alpha fikiran terfokus pada satu hal tertentu secara terpusat. Saatnya kita bisa mengubah citra diri, kebiasaan, menanamkan pikiran tertentu dan menetapkan tujuan. Dalam keadaan Alpha konsentrasi pikiran tertentu akan terpusat, karena kita hanya bisa berpikir tentang satu hal pada satu saat dan apabila kita lalu berpikir lebih dari satu maka kita telah masuk dalam keadaan Beta atau keluar dari Alpha Condition.
Dalam keadaan Alpha kita tahu persis di mana badan kita dan kita selalu memegang kendali, bukan dikendalikan. Menghilangkan stress adalah suatu yang bisa dilakukan dengan menggunakan keadaan Alpha. Keadaan pikiran yang sangat fokus disaat kita mendengar, melihat dan berpikir tentang satu hal dalam satu waktu, itulah dinamakan konsentrasi yang terfokus. Alpha membuka pikiran kita menuju kemampuan kreatif untuk memecahkan suatu masalah. Maka saatnya kita mengubah kepribadian serta cara berpikir Alpha sambil merasakan nyaman akan diri sendiri
BETA: Getaran gelombang aktifitas pikiran antara 13 hingga 26 Hz. Keadaan disaat kita membuka mata dan berpikir logis dengan perhatian yang terpecah. Ada banyak hal dalam pikiran kita dalam satu waktu, bahkan kita bisa berpikir sebanyak lima, enam, tujuh, atau lebih dalam saat bersamaan. Jadi keadaan Beta adalah kaedaan yang kuat sekali, keadaan pada saat kita terjaga dan pada saat perhatian kita terbagi. Keadaan ini sangat logis, analitis, dan dapat melakukan banyak hal. Kondisi Beta yang kita alami sehari-hari dalam keadaan penuh kesadaran disaat kita mengendarai sepeda motor, dengan penuh pemikiran mulai dari konsentrasi keseimbangan mengemudi, simpangan jalan, menyebrang jalan, penyebrang jalan, hingga hendak menyalip kendaraan dalam waktu yang hampir bersamaan. Merupakan keadaan dimana stress terus bertambah banyak akibat banyaknya beban pikiran dalam waktu bersamaan
THETA: Keadaan dengan kekuatan gelombang antara 3.5 hingga 7 Hz adalah suatu keadaan disaat pikiran jadi inspiratif dan kreatif. Kondisi ini, kreatifitas sebenarnya bisa muncul dan juga sering disebut kondisi sugestif yang tinggi serta kondisi penyembuhan yang kuat dan seseorang masuk dalam mimpi. Terjadinya gerakan mata cepat atau Rapid Eye Movement (REM) saat mata terpejam menunjukan bahwa seseorang sedang bermimpi dalam kondisi Theta. Kondisi Theta inilah banyak tercipta karya-karya besar serta penemuan-penemuan yang mengagumkan dari para tokoh ternama. Banyak dunia kedokteran menyarankan pasiennya untuk masuk dalam keadaan Theta yang sangat sugestif dan sangat manjur dalam penyembuhan diri sendiri. Penyembuhan yang demikian oleh dunia kedokteran dinamakan Spontaneous Remission atau penyembuhan tanpa alasan yang jelas secara ilmiah. Penyembuhan semacam ini banyak dilakukan dalam praktek penyembuhan alternative, dan dunia kedokteran serta para ilmuwan mulai tertarik dengan cara tersebut. Ada sejumlah riset yang sedang berlangsung mengenai penemuan fakta-fakta alam dalam kaitannya dengan proses penyembuhan yang disebut Spontaneous Remission. Keadaan gelombang Theta yang sangat sugestif merupakan keadaan di saat kita sedang meditasi. Pada saat kita berada pada kondisi Theta, pikiran menjadi sangat jernih, tubuh kita tidak merasakan apapun. Dengan melatih diri pada kondisi Theta selama 2 jam setiap pagi rasanya jauh lebih enak daripada tidur. Bahwa para Yoga pergi ke gunung-gunung atau goa-goa yang sunyi untuk bermeditasi selama seharian penuh bisa berada dalam kondisi Theta yang luar biasa itu
DELTA: Suatu aktivitas otak dengan frekuensi gelombang sangat rendah antara 0.5 hingga 4 putaran atau siklus per detik yang dinyatakan dalam satuan Hz. Suatu keadaan disaat kita sedang tidur nyenyak tanpa mimpi. Keadaan inilah terjadi proses peremajaan sel serta penyembuhan di saat kita sakit. Ketika sedang sakit, keadaan Delta harus lebih banyak karena tubuh berusaha menyembuhkan diri sendiri. Orang dewasa perlu istirahat selama 8 jam sehari, namun kita bisa melakukan tidur lebih singkat dalam sehari, namun bukan berarti 8 jam waktu tidur kita dalam sehari. Sebenarnya kita bisa melakukan tidur yang lebih singkat dalam sehari dengan menempatkan diri pada keadaan istirahat Alpha ataupun Theta. Seseorang dikatakan dalam keadaan koma jika gelombang otaknya sekitar 0.5 Hz dan baru dikatakan mati secara klinis kalau frekuensinya mencapai nol.
Gelombang Otak dan Kondisi Alpha
Kesehatan – Selama ini para ilmuwan mengkategorikan gelombang otak manusia ke dalam 4 bagian kondisi yakni: Beta (keadaan beraktivitas normal), Alpha (keadaan tidur ayam), Theta (keadaan tidur tapi belum terlalu pulas), dan Delta (keadaan tidur pulas atau koma).
Gelombang Otak dan Kondisi Alpha
Masing-masing memiliki kapasitas yang berbeda. Kapasitas gelombang Beta 14–20 cps (cycle per second), Alpha adalah 7–14 cps, Theta adalah 4–7 cps, dan Delta adalah 1–3 cps.
Diyakini, apabila kita mampu mempertahankan gelombang otak lebih rendah dari Beta dalam jangka waktu yang agak lama dan kita masih dalam keadaan sadar, maka manfaatnya akan sangat besar sekali bagi diri kita yakni akan jauh lebih mampu untuk berpikir dan berproduktivitas lebih baik.
Oleh karena itu dalam bidang sains, muncullah berbagai teknik atau peralatan yang dirancang untuk menurunkan gelombang otak secara disengaja.
Penulis memiliki pengalaman mengukur gelombang otak (EEG) melalui seorang teman yang mempunyai alat untuk melihatnya. Dulu ketika saya diukur, langsung jarum alat tersebut menunjukkan gelombang otak di atas 20 cps (alias stres berat).
Lalu setelah menggunakan teknik meditasi dinamis, gelombang otak mulai menurun sampai akhirnya menuju Alpha atau Theta.
Tetapi bisa dibilang, selama proses menuju Alpha atau Theta, saya pasti dalam keadaan tertidur (tidur ayam). Kesadaran tidak penuh. Dan setiap saya datang ke rumahnya untuk diukur, pasti jarum alat tersebut mentok lagi.
Setelah melakukan meditasi kemudian baru turun. Jadi teknik yang diajarkan tidak pernah bisa membuat gelombang otak saya permanen pada kondisi Alpha dengan kesadaran penuh. Keadaan ini saya alami pada 2004.
Setelah saya berlatih meditasi lain yang berkultivasi ganda pada watak dan raga pada Juli 2005, saya bermain ke rumah teman yang memiliki alat pengukur gelombang otak.
Waktu itu saya baru sekitar 1,5 bulan berlatih dan berkultivasi namun sudah mulai merasakan adanya medan energi di sekitar kepala (pikiran) saya walaupun tidak terlalu kuat.
Anehnya, begitu alat tersebut ditempelkan ke tubuh saya, jarum langsung menunjukkan pada posisi 10 cps (alias dalam keadaan Alpha).
Hal ini membuat saya surprise!
Ketika kedua kalinya saya datang lagi, dan diukur kembali, jarum alat tersebut langsung menunjukkan pada posisi 10 cps lagi (tetap Alpha).
Dengan demikian berarti: saya tetap terus menerus berada dalam keadaan gelombang Alpha, dengan kesadaran penuh. Bayangkan hanya dalam waktu 1,5 bulan saja berlatih, kondisi Alpha yang selalu diuber-uber oleh para ilmuwan selama bertahun-tahun, bisa didapatkan melalui latihan meditasi dalam waktu singkat.
Memang tidak mungkin seseorang akan selalu berada pada permanen Alpha, malah bisa berisiko karena melambatnya respons dan refleks. Justru kondisi Beta sangat diperlukan apabila kita beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari.
Kehidupan ini memerlukan kesadaran yang tinggi untuk tetap waspada dan sadar terhadap lingkungan sekitar. Tetapi pengalaman pribadi menunjukkan bahwa rupanya setelah berlatih meditasi ini, saya mampu tetap berada pada permanen Alpha tetapi sekaligus mampu beraktivitas dalam kehidupan normal.
Memainkan Gelombang Suara
Selama ini kalangan tertentu mempercayai bahwa gelombang Alpha adalah keadaan di mana kita merasakan rileks atau bebas stres, gelombang Theta adalah area berpikir untuk problem solving dan kaya dengan ide-ide segar, sedangkan gelombang Delta adalah keadaan di mana kita dapat berhubungan dengan dunia luar (dimensi lain) yang lebih tinggi.
Berkaitan dengan itu, saya punya empat jenis CD Binaural Beats yaitu suatu metode dengan memainkan gelombang suara di telinga kanan dan kiri, yang kalau didengarkan dalam waktu agak lama, dipercaya akan membawa gelombang otak kita menuju Alpha, Theta, dan Delta.
Waktu itu, ada 1 CD yang paling saya sukai, yang mampu secara pasti membawa otak kita pada gelombang Delta karena menggunakan teknologi Harmoncally Layered Frequencies.
Syaratnya CD itu harus didengarkan selama 24 menit, barulah tercapai kondisi Delta yang mendalam. Teknologi ini saya nilai jauh lebih baik dibandingkan teknologi Binaural Beats biasa.
Setiap malam menjelang tidur saya selalu mendengarkannya. Dan setelah selesai, saya merasakan otak begitu “dalam”, terasa nikmat sekali.
Dan saya percaya berada dalam kondisi Delta sesuai promosinya. Walaupun tidak punya alat untuk mendeteksi gelombang otak, tetapi memang sangat berbeda sensasi yang saya rasakan dibandingkan berada dalam gelombang Alpha.
Secara sains, dipercaya, apabila kita bisa berada pada gelombang Delta, maka dari otak akan diproduksi hormon endorphin.
Hormon ini sangat sulit dihasilkan, kecuali kita berada kondisi rileks yang amat dalam. Dan hormon ini sangat berguna untuk kesehatan, menguatkan sistem imunitas tubuh dan terbebas dari stres (karena sifatnya seperti morfin).
Tetapi kondisi ini tidak lama. Keesokan harinya saya bangun, beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari, kembali stres dengan pekerjaan.
Malamnya saya menggunakan CD ini lagi untuk “cooling down”. Dengan kata lain, saya jadi “kecanduan”.
Sebetulnya CD ini menurut saya tidak buruk, hanya akhirnya kita menjadi bergantung karena “keenakan”.
Karena sering menggunakan CD ini, saya menjadi hafal bagaimana rasanya apabila otak dalam keadaan gelombang Delta. Saya hafal sekali. Tetapi sudah lama saya tidak menggunakannya lagi.
Setelah saya berlatih Falun Gong (Falun Dafa) yang berkultivasi ganda pada watak dan raga selama 6 bulan, serta merasakan medan energi semakin lama semakin kuat, lama-lama saya menjadi teringat …Bukankah sesansi ini sama persis dengan keadaan otak dalam kondisi gelombang Delta….
Ya, benar sekali. Sensasinya sama persis, saya baru menyadarinya!
Dan saya juga baru sadar, lho bukankah ini berarti walaupun saya beraktivitas setiap harinya, tetapi terus menerus dalam kondisi Delta? Berarti bisa dikatakan saya secara permanen bisa mencapai kondisi gelombang Delta.
Sungguh luar biasa! Baru kemudian saya tersadar lagi, kalau begitu, bukankah ini berarti saya selalu terhubung dengan alam (dimensi) lain setiap saat?
“Wah, saya semakin kagum pada latihan senam meditasi dari Tiongkok ini.” Di sinilah akhirnya bisa dimengerti, bahwa orang yang berlatih meditasi ini jika memancarkan Pikiran Lurus, maka efeknya akan sangat dahsyat mempengaruhi ruang dimensi lain. (Oleh: Prima Joy)
sumber: http://arsip.info/07_03_12_095002.html


Pengaturan ...

Kategori
Tag Cloud
Blog RSS
Komentar RSS

Void
Life « Default
Earth
Wind
Water
Fire
Light 